Friday, 4 November 2016

Sebuah Syair



SYAIR ISLAMI

Aku Pasrah Dalam Rangkul Taqdir-Mu Ya Allah!
Aku mencari diriku kembali ketika aku terpenjara oleh wajah indah yang kerap kali hadir di kediaman malamku. Wajah yang senantiasa memancarkan kedamaian lewat tatapan lembut matany, indah kata yang terucap di bibirnya mengajakku menambatkan di kedalaman setiap ucapannya.

Wajah yang selama ini begitu kukagumi, kuhormati, ku sayangi dan ku labuhkan jiwaku padanya. Wajah yang telah memberiku harapan dengan untaian kata indahnya, dan memintaku untuk menunggu kehadirannya dalam hidupku. Jiwa yang pernah mengikat jiwaku dengan kata janji " Aku mencintaimu selamanya, aku untukmu selamanya "

sehingga jiwaku pun merajut kata janji yang sama dengan membawa asma Allah Yang Agung, karena aku begitu yakin dan percaya dengan kejujurannya.

Jiwanya telah melingkupi jiwaku, berhari-hari dan bermalam-malam memenuhi khayal tidurku dan merajut mimpi dan impian indah. Jiwaku terjerat jiwanya menyelimuti hidupku dan mengajakku melamunkan keindahan bersamanya tuk sekedar bertatapan mata penuh cinta.

Aku selalu mencari jiwanya yang kupahami, jiwa yang mengerti jiwaku, yang mau menerima kelebihan dan kekuranganku. Atau mungkin sebenarnya karena aku telah menemukan keindahan, keteduhan, kedamaian dan kesucian dalam jiwanya. Walau terkadang aku kuatir, ketika suatu saat ia tau akan diriku yang penuh dengan keburukan, kebohongan dan ketidak jujuran. Akankah ia tetap bersamaku?

Aku yang sedang mencari jiwanya terkadang ku tertawakan dan membuatku bertanya, adakah adakah dalam jiwaku bersarang kebaikan dan kesucian yang karenanya, lalu mensahkan ku tuk bisa berharap bersama jiwanyauntuk mengisi hidup dengan penuh cinta.

Kini aku sadar, aku sudah terlalu jauh terjebak dalam cinta dan kerinduan yang sudah memenuhi ruang bawah sadarku. Aku ingin menemukan diriku kembali, aku ingin menemukan jiwaku kembali untuk kupasrahkan pada rangkul Kebesaran Allah yang selama ini sudah terlalu lama terlupakan.

Kini aku tau bagaimana aku harus mengembalikan semua gejolak jiwaku pada-Nya.

Ya Allah aku pasrahkan diriku kembali pada-Mu, kupasrahkan segala yang aku rasakan saat ini pada-Mu.
Hamba ikhlas menerima, kendatipun dia tercipta bukan untukku.
Hamba ikhlas menerima, sekalipun dia sudah menentukan tambatan hatinyatuk orang lain.
Ku pasrahkan jiwaku yang sedang terpenjara dalam jiwanya pada rentang Taqdir-Mu.
Hamba ikhlas menerima semua yang terjadi pada jiwa hamba dan hamba pasrahkan ketenangan hidup hamba pada-Mu.


" Ya Allah jika cinta adalah KERINDUAN, maka jadikanlah rindu ini jalan untuk selalu mengingat-Mu. Jika cinta adalah PERJUANGAN, maka kobarkan semangat kebaikan di jiwaku. Jika cinta adalah PENGORBANAN, maka jadikan pengorbanan ini tidak sia-sia di sisi-Mu. Jika cinta adalah AIR MATA, maka jadikan air mata ini karena bertaubat kepada-Mu. Jika cinta adalah KESETIAAN, maka jadikan cinta ini tetap setia untuk mentaati-Mu. Jika cinta adalah PENANTIAN, maka berilah kesabaran dalam menanti ketetapan-Mu. Jika cinta adalah KEINDAHAN, maka jagalah agar ia tetap tulus dan suci dalam bingkai yang Engkau ridhai...!!!